Tips Merawat AC

AC (air conditioner) saat ini umumnya digunakan oleh masyarakat kelas menengah perkotaan bahkan pedesaan. Kondisi cuaca tropis hingga kebersihan udara menjadi beberapa faktor masyarakat memilih lebih menggunakan AC sebagai pendingin ruangan. Melihat hal itu, produsen AC terus menerus berinovasi dalam menciptakan berbagai tipe AC, salah satunya tipe AC split yang sering digunakan di rumah tinggal-ruko atau rukan, dan gedung-gedung kantor berukuran kecil. Disebut split (terpisah) karena AC terdiri dari unit outdoor(diletakkan di luar) berupa kompresor dan kondesor berikut aneka elemen pendukung (part)-nya, serta unit indoor di ruang dalam berupa evaporator dan blower dengan berbagai elemen pendukungnya parts-nya. Kedua unit dihubungkan dengan pipa. Karena itu pemasangan AC split  harus menjebol dinding untuk jalur pipa tersebut, sehingga kita harus memperhatikan dimana tempat atau posisi yang tepat untuk AC tersebut dipasang. Kemudian hal yang perlu diperhatikan lagi adalah memilih ukuran AC sesuai dengan besar ruangannya, misalnya untuk ukuran 4 x 5 m dengan ketinggian plafond/eternit 3 meter, ukuran AC yang diperlukan adalah 1 Pk agar seluruh sudut ruangan mendapatkan udara sejuknya.

 

Tidak hanya proses pemasangan dan ukuran AC saja yang harus diperhatikan saat hendak memasang AC, namun perawatan AC juga harus diperhatikan jika Kita memilih produk ini sebagai pendingin ruangan. Karena perawatan AC yang baik sangat membantu memperpanjang usia alat ini. Selain itu, kebersihan pendingin ruangan atau AC berpengaruh terhadap kualitas udara di dalam rumah dan konsumsi daya listrik rumah tangga. jika AC tidak rutin dibersihkan, debu, kutu, jamur dan bakteri menumpuk di bilah-bilah ventilasi, kumparan, dan filternya sehingga bercampur dengan udara sejuk yang dialirkan ke ruangan. Kotoran-kotoran tersebut juga membuat beban kerja AC semakin berat sehingga tidak bekerja secara maksimal dan meningkatkan daya listrik yang dipakai.

See also  Servis AC Cibubur

Kalau begitu, apa saja yang harus diperhatikan dalam perawatan AC? .

Tutup Ruangan

Hal ini sepertinya terlihat sangat sepele dan remeh, namun jika Kita sering membuka ruangan saat AC sedang dinyalakan hal ini dapat membuat konsumsi listrik menjadi boros. Selain itu dapat membuat AC bekerja lebih keras dan menyebabkan kompresor cepat panas.

Istirahatkan/beri waktu jeda pada AC

Seperti halnya manusia, AC juga harus memiliki waktu untuk istirahat sehingga AC tidak cepat rusak. Sebaiknya AC dinyalakan paling lama 5 jam dan setelah itu dimatikan guna untuk mendinginkan mesin. Penggunaan fasilitas timer AC dapat menjadi pilihan untuk membantu Anda dalam menjaga AC tersebut. Ketika AC dalam keadaan mati, hendaknya Kita membuka semua jendela yang ada di dalam ruangan sehingga sirkulasi aliran udara tetap terjaga. Hal yang sering terlupakan oleh para pengguna AC adalah jarangnya membuka seluruh jendela, padahal hal ini sangat penting dilakukan untuk mendapatkan kualitas udara yang bagus.

Pengaturan Temperatur Suhu

Sangat disarankan untuk tidak terlalu sering mengatur suhu AC di bawah 22 derajat celcius. Hal ini membuat mesin AC menjadi cepat panas. Selain itu, suhu 22 derajat celcius merupakan suhu normal bagi iklim di Indonesia.

See also  Servis AC Kebon Sirih

Pembersihan Rutin & Teratur

Lakukan pembersihan secara rutin & teratur untuk bagian dalam AC. Pembersihan rutin ini bisa kita lakukan 1 bulan sekali jika udara tidak terlalu kotor. Namun jika udara kotor, Kita dapat lakukan pembersihan 2 kali dalam sebulan. Pembersihan AC ini juga menyangkut kualitas udara yang ada di ruangan Kita. Jika AC Kita kotor, sirkulasi udara dalam ruangan akan ikut kotor sehingga tidak baik untuk kesehatan. Belum lagi debu dan kotoran yang ada pada karpet ruangan Anda menambah kondisi udara semakin kotor, sehingga pembersihan ini perlu dilakukan secara rutin.

Selalu Periksa Freon dalam AC

Pemeriksaan freon sangat diperlukan dalam salah satu perawatan AC. Jika Freon mengalami kebocoran atau pengurangan, maka AC akan menjadi kurang dingin dan hal ini otomatis akan memakan konsumsi listrik yang besar (boros). Sebaiknya setiap 6 bulan sekali Kita melakukan pengecekan Freon pada AC ke teknisi AC (jakarta-ac.com). Tidak hanya bagian dalam AC saja, namun blower yang terletak di luar ruangan sebaiknya dibersihkan secara rutin agar sirkulasi udara semakin lancar & segar.

Jangan Langsung Menyalakan AC

Jika tiba-tiba listrik di rumah Anda mati atau tidak kuat menahan beban listrik, sebaiknya jangan langsung menyalakan AC ketika listrik sudah stabil kembali. Yang Anda harus lakukan adalah mendiamkan terlebih dahulu kurang lebih selama 1 menit. Hal ini dilakukan agar oli kompresor dan Freon kembali ke kompresor terlebih dahulu. Cara ini adalah salah satu cara efektif untuk memperpanjang umur kompresor AC Anda.

See also  Servis AC Galur

Bersihkan Debu pada AC

Debu yang menumpuk di atas lemari atau dinding tembok akan disaring (difilter) oleh AC dan menyulitkan kerja AC. Semakin banyak debu yang menempel pada AC, maka akan mengakibatkan kerja AC yang semakin sulit dan Kita harus melakukan pencucian AC sesering mungkin. Oleh karena itu, Anda patut memberishkan debu yang menempel di atas lemari, dinding tembok secara rutin hal ini akan membantu kinerja AC secara tidak langsung.

Ketika Kita sudah mengetahui apa saja yang harus dilakukan dalam perawatan AC, lantas kapan waktu yang paling tepat untuk membersihkannya? Selain tumpukan debu yang tampak kasat mata dan bau apek yang keluar dari AC, suara berisiknya juga mengindikasikan bahwa AC Anda sudah waktunya untuk dibersihkan. Akan tetapi, jika AC Anda tetap beroperasi seperti biasanya dan tidak menunjukkan tanda apapun hal tersebut tidak selalu menandakan AC tersebut dalam kondisi yang baik. Karena itu, idealnya AC perlu dibersihkan sebulan sekali. Memang Anda dapat membersihkan AC split di rumah sendiri secara mandiri, namun untuk meminilimasir bentuk kesalahan yang bisa saja berakibat fata, sebaiknya Anda menggunakan jakarta-ac.com yang sudah paham seluk beluk masalah AC.